Kembali ke Blog List
12 Wisata Samarinda yang Wajib Dikunjungi: Budaya Dayak, Masjid Megah & Sungai Mahakam
Rabu, 29 April 2026
Admin Klik Drive
7 Kali Dibaca

12 Wisata Samarinda yang Wajib Dikunjungi: Budaya Dayak, Masjid Megah & Sungai Mahakam

Samarinda, ibu kota Provinsi Kalimantan Timur, adalah kota yang memadukan kekayaan budaya Dayak, keindahan Sungai Mahakam, dan arsitektur modern dalam satu harmoni. Kota yang dijuluki "Kota Tepian" ini menawarkan ragam wisata — dari wisata budaya, religi, alam, hingga kuliner autentik Kalimantan.

Berikut adalah 12 destinasi wisata Samarinda yang wajib masuk itinerary perjalanan Anda.

1. Desa Budaya Pampang — Jendela Budaya Dayak Kenyah

Desa Budaya Pampang adalah desa adat yang dihuni oleh masyarakat suku Dayak Kenyah. Di sini Anda bisa menyaksikan rumah adat Lamin Adat Pemung Tawai, mempelajari kerajinan tangan khas Dayak, dan menikmati pertunjukan tari tradisional yang memukau.

Pertunjukan tari tradisional rutin diadakan setiap hari Minggu pukul 14.00–17.00 WITA. Penari mengenakan kostum adat lengkap dengan hiasan bulu enggang dan manik-manik khas Dayak. Desa ini terletak sekitar 23–27 km dari pusat kota Samarinda.

Tips: Kunjungi hari Minggu agar bisa menyaksikan pertunjukan tari. Siapkan uang tunai untuk membeli souvenir kerajinan Dayak yang autentik.

2. Masjid Islamic Center Samarinda — Kemegahan Arsitektur Timur Tengah

Masjid Islamic Center Samarinda merupakan salah satu masjid termegah di Indonesia dengan arsitektur bergaya Timur Tengah yang sering disamakan dengan Hagia Sophia. Masjid ini memiliki menara utama setinggi 99 meter yang melambangkan Asmaul Husna (99 nama Allah).

Terletak di Jalan Slamet Riyadi, tepat di tepian Sungai Mahakam, masjid ini menawarkan pemandangan yang spektakuler terutama saat senja. Interior masjid dihiasi kaligrafi dan ornamen yang detail, menjadikannya tidak hanya tempat ibadah tetapi juga destinasi wisata religi.

3. Tepian Sungai Mahakam — Nadi Kehidupan Samarinda

Sungai Mahakam adalah sungai terpanjang di Kalimantan Timur (920 km) dan menjadi nadi kehidupan masyarakat Samarinda. Area tepian sungai telah ditata menjadi ruang publik yang nyaman dengan taman, jogging track, dan deretan kuliner malam.

Anda bisa menikmati perjalanan sungai dengan menyewa kapal kecil (klotok) untuk menyusuri Sungai Mahakam sambil melihat kehidupan masyarakat bantaran sungai. Pemandangan sunset dari tepian Mahakam juga menjadi spot foto favorit wisatawan.

4. Museum Kayu Tuah Himba — Koleksi Kayu Terlengkap di Indonesia

Museum ini memamerkan berbagai jenis kayu khas Kalimantan, dari kayu ulin yang terkenal sangat keras hingga kayu-kayu langka lainnya. Di sini Anda bisa belajar tentang kekayaan hutan Kalimantan dan pentingnya pelestarian hutan tropis. Cocok untuk wisata edukasi keluarga.

5. Taman Samarendah — Ruang Hijau Modern

Taman Samarendah merupakan taman kota modern yang menjadi pusat aktivitas warga Samarinda. Dilengkapi dengan area bermain anak, jalur sepeda, amphitheater, dan berbagai instalasi seni. Di akhir pekan, taman ini sering menjadi venue untuk festival budaya dan pertunjukan musik.

6. Air Terjun Tanah Merah — Keindahan Alam di Pinggiran Kota

Hanya 30 menit dari pusat kota, Air Terjun Tanah Merah menawarkan suasana alam yang asri. Air terjun setinggi sekitar 15 meter ini dikelilingi pepohonan tropis yang rindang. Area sekitarnya telah dikembangkan menjadi taman wisata alam dengan fasilitas gazebo dan area camping.

7. Kampung Tenun Samarinda

Samarinda terkenal dengan kain tenun khasnya yaitu Sarung Samarinda. Di kampung tenun, Anda bisa melihat langsung proses pembuatan sarung tenun tradisional menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM). Anda juga bisa membeli kain tenun berkualitas sebagai oleh-oleh.

8. Citra Niaga — Pusat Oleh-oleh dan Kuliner

Citra Niaga adalah kawasan perdagangan yang juga berfungsi sebagai pusat oleh-oleh khas Samarinda. Di sini Anda bisa menemukan amplang, dodol durian, keripik pisang, dan berbagai souvenir khas Kalimantan Timur.

9. Kebun Raya Unmul Samarinda

Kebun Raya Universitas Mulawarman memiliki koleksi tumbuhan tropis Kalimantan yang beragam. Area seluas 300 hektar ini menjadi laboratorium alam yang terbuka untuk umum. Trekking di jalur setapaknya memberikan pengalaman menjelajahi hutan sekunder Kalimantan.

10. Pulau Kumala (via Tenggarong)

Meskipun secara administratif berada di Kutai Kartanegara, Pulau Kumala sangat mudah diakses dari Samarinda (sekitar 45 menit). Pulau kecil di tengah Sungai Mahakam ini menawarkan wahana rekreasi keluarga, taman bermain, dan kereta gantung dengan pemandangan sungai yang menakjubkan.

11. Kuliner Khas Samarinda

  • Nasi Kuning Samarinda — varian lokal dengan sambal dan lauk ikan
  • Ayam Goreng Banjar — ayam goreng bumbu kuning yang gurih
  • Soto Banjar — soto dengan ketupat dan telur rebus
  • Amplang — kerupuk ikan khas yang wajib dibawa pulang
  • Gangan Asam — sup ikan asam segar khas suku Banjar

12. Pasar Pagi Samarinda — Wisata Belanja Tradisional

Pasar Pagi Samarinda terletak di tepian Sungai Mahakam dan merupakan pasar tertua di kota ini. Di sini Anda bisa menemukan ikan sungai segar, buah-buahan tropis, dan berbagai kebutuhan sehari-hari dengan suasana pasar tradisional yang autentik.

Tips Wisata Samarinda

  • Transportasi: Sewa mobil sangat disarankan karena destinasi tersebar di berbagai sudut kota
  • Waktu terbaik: Mei–September untuk cuaca cerah optimal
  • Durasi: 2–3 hari untuk wisata kota, tambah 1–2 hari jika ingin ke Tenggarong/Kutai Kartanegara

Keliling Samarinda dengan Mudah

Untuk menjelajahi semua destinasi wisata Samarinda dengan nyaman, Klik & Drive menyediakan layanan rental mobil Samarinda dengan armada terbaru dan driver berpengalaman yang mengenal setiap sudut kota. Booking mudah via WhatsApp, harga transparan tanpa biaya tersembunyi.


Sumber Referensi:

Bagikan Artikel Ini

Bermanfaat? Bagikan dengan rekan Anda.